Wib"/>

Jump to content.

Inspirasi mata waktu ke-10 : Jejak-jejak kaki di pasir waktu, tidak dibuat sambil duduk

“Jejak-jejak kaki di pasir waktu, tidak dibuat sambil duduk”
(James Lee Valentine, motivator – penulis)

1. Tindaklanjuti ide dan pemikiran dengan segera

Tentu kita tidak bisa menyangkal pentingnya sebuah impian, rencana, pemikiran, maupun konsep dalam perjalanan mengejar suatu tujuan. Semua itu menjadi dasar dan pijakan serta seringkali memberi gambaran mengenai gerak dan arah pekerjaan yang akan kita lakukan. Tapi terus menerus berkutat dengan impian dan pemikiran, tidak akan membawa kita kemanapun. Harus ada batas yang jelas antara berpikir dan merencanakan dengan aksi/melaksanakan. Maksud saya, harus diberi batasan waktu, sampai kapan sebuah pekerjaan direncanakan/dipikirkan dan kemudian dieksekusi ke dalam tindakan. Memikirkan suatu rencana dan ide seperti duduk di kusi goyang. Kita merasakan getarannya dan kita terbuai oleh gerakan-gerakan itu tapi kita tidak ke mana-mana. Benar bahwa suatu pekerjaan atau penemuan besar selalu diawali dengan mimpi dan pemikiran. Tapi apalah artiya pemikiran itu, kalau tidak ditindak lanjuti.

Dalam aksi (eksekusi pemikiran ke dalam tindakan), semua hal yang sebelumnya menjadi pemikiran dan konsep bisa diterapkan. Seringkali detil–detil …Baca selengkapnya…>>

Inspirasi mata waktu ke-9 : Lakukanlah selalu apa-apa yang takut kau lakukan

“Lakukanlah selalu apa-apa yang takut kau lakukan”
(Ralph Waldo Emerson, Esais – penyair – filsuf Amerika, 1833 – 1899)

1. Melangkah terus

Ketakutan selalu seperti virus yang terus menyebar dan semakin membesar jika kita tidak melawannya. Dan ironisnya ketakutan sering tidak beralasan. Salah satu cara melawan ketakutan adalah mengisolasinya sehingga tidak sampai, dengan kronis, mempengaruhi pikiran. Melangkah terus adalah cara yang paling tepat untuk mengisolasi sekaligus tidak membiarkan ketakutan berkembang. Melangkah terus dan yakin atas apa yang kita lakukan akan memperbesar rasa percaya diri kita, sehingga vaksin terhadap virus ketakutan akan semakin kuat.

Ketika kita berhenti mengerjakan sesuatu yang menantang, sesuatu yang berisiko, kita justru sering terjebak pada ketakutan dan kekhawatiran, karena …Baca selengkapnya…>>