Wib"/>

Jump to content.

Me, my self

My_Picture

Aku, sebagaimana kalian barangkali, hanyalah seorang peziarah waktu yang setiap sekian langkah selalu bertanya. Semakin berjalan jauh, semakin banyak simpangan yang kutemui dan semakin banyak pula hal yang tidak kuketahui namun kulihat dan kudengar. Aku — sebagaimana kalian juga tentunya– pernah melihat malam yang terang sekaligus siang yang gelap, pernah merasakan tamparan yang lembut namun sebaliknya elusan yang kasar, aku juga pernah mendengar bisikan halus yang memekakkan tetapi aku juga pernah mendengar teriakan keras yang melenakan. Tapi aku tidak selalu mengerti mengapa begitu. Semakin banyak aku menemukan dan melihat sesuatu, semakin sering aku bertanya.

Pada suatu saat, pada seorang bijaksana aku bertanya, “Guru, di manakah aku dan apakah nama jalan ini?” Lalu dia menjawab, “Engkau berada di duniamu dan jalan yang kau lalui bernama pikiranmu, pandangan-pandanganmu, kebijaksanaanmu”. Pada suatu saat pula, beberapa anak kecil yang bermain mengundangku, lalu aku bermain bersama mereka. Ternyata apa yang mereka mainkan sama dengan apa yang sering aku — dan barangkali kalian serta banyak orang lain — mainkan pula. Bedanya anak – anak itu memainkannya dengan dua tangan, kaki, mata, telinga dan pikiran mereka. Sedangkan kita memainkannya dengan banyak tangan, kaki, mata dan telinga serta pikiran yang entah kita rebut dari mana.

Ketika aku semakin tidak paham atas jawaban berbagai pertanyaanku, aku meminta pada Sang Ada sekaligus Sang Tiada, “Tambahkanlah penglihatanku, sedemikian rupa sehingga aku lebih terang memahami apa yang ada sekaligus yang hilang dan kemudian tiada padaku”

Maka kawan, jika engkau menemukan kebijaksanaan dari apapun yang engkau temui : batu yang teronggok tanpa kau yakin berbentuk apa, langit yang tidak sempurna berwarna biru, alur yang engkau bimbang apakah itu sebuah jalan yang tergenang atau sungai yang hampir tanpa air, atau bahkan orang – orang yang mengaku sangat mencintaimu atau musuh yang kau tahu sangat membecimu, atau apapun yang ada disekitarmu, ceritakanlah padaku. Barangkali kebijaksanaan yang kau temui itu juga berguna bagiku. Aku yakin menemukan kebijaksanaan dari apa yang kusebut di atas atau apapun itu, adalah sebuah anugrah yang pasti akan terus kau simpan dan pelihara. Karena hal – hal yang kusebut diatas itu juga sering ada di depan mataku, aku akan senang jika engkau mau bercerita. Apa yang engkau ceritakan akan berguna, karena aku tahu mata waktu terus menatapku. Tapi aku yakin pula, mata waktu akan memberikan banyak hal ketika aku menatap balik.

Salam
Signature

————————————————————-

1 comment

  1. Jazmine posted on May 28, 2010:

    Q jg menemukan byk hal, kwan. byk hal yg srg tdk kumengerti. spt kau, q jg srg bertanya.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>