Inspirasi mata waktu ke-8 : Ujian terbesar di dunia ini adalah menanggung kekalahan tanpa kehilangan hati
“Ujian terbesar di dunia ini adalah menanggung kekalahan tanpa kehilangan hati”
(Robert Green Ingersoll, Lawyer-orator- penulis Amerika, 1833 – 1899)
1. Perluas batasan kegagalan
Seorang wartawan bertanya kepada Thomas Alva Edison ketika jumlah kegagalan yang dia lakukan dalam percobaan membuat bola lampu sudah mencapai 9.999 kali, “Apakah anda akan terus melakukan kegagalan sampai 10. 000 kali?” Dan Edison menjawab : “Saya belum gagal, saya hanya menemukan 10 ribu cara yang tidak bisa digunakan”. Bisa saja orang berpikir betapa naifnya dia, karena nyata-nyata telah mengalami kegagalan namun tidak mengakuinya. Tapi sebagaimana kemudian terjadi, pada akhirnya dia memang berhasil menemukan bola lampu impiannya, setelah bertahan melewati kegagalan terus menerus. Sesungguhnya, apa yang membuat dia bisa sedemikian ringan menafikan kegalan-kegagalannya dan pada akhirnya mencapai garis finis keberhasilan? Bagaimana dia bisa sedemikain tahan terhadap kegagalan-kegagalan?
Kunci dari kemampuan Edison menafikan kegagalan adalah kemampuannya bersahabat dengan kegagalan itu dengan membuat batasan yang luas (dan bahkan mungkin sangat luas) tentang kegagalan. Sebagaimana jawaban bijak yang dia kemukakan tentang Baca selengkapnya…>>
Inspirasi mata waktu ke-7 : Kehidupan yang paling menyenangkan adalah kehidupan imajinasi.
“Kehidupan yang paling menyenangkan adalah kehidupan imajinasi. Karena itu janganlah mengungkung imajinasi seseorang”
(Jules Verne, Penulis novel fiksi ilmiah, 1828 – 1905)
1. Balikkanlah logika
Kadang suatu sasaran bisa tercapai justru melalui pendekatan yang membalikkan logika. Segala sesuatu adalah mungkin, ini prinsipnya dan bahkan ketika suatu masalah menurut cara berpikir yang lazim sulit diselesaikan, kenapa tidak mencoba melalui jalan lain dengan menjungkir balikkan logika? Ketika segala sesuatu diselesaikan dengan pendekatan yang logis, itu karena persoalan kewajaran saja. Dan nilai – nilai kewajaran itu ada karena secara umum diterima, karena memang begitulah pikiran kebanyakan orang menerimanya.
Untuk memacu penyelesaian kreatif, beberapa jalan yang tidak “logis” dapat ditempuh. Cara ini akan membawa kita pada penyelesaian-penyelesaian tidak biasa yang mugkin tidak terpikirkan sebelumnya. Bisakah kita Baca selengkapnya…>>

